NgeShare - Pengalaman Ikut Rekrutmen di PT Mitracomm Ekasarana Semarang

#ocehanku

Bagi freshgraduate, memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan keinginannya mungkin cukup sulit, apalagi di masa pandemi yang ngebikin hampir segalanya jadi rumit. Melamar ke sana sini, tapi belum ada panggilan yang bikin nyenengin hati. Eits, tapi, meskipun begitu jangan patah semangat atau menyerah lho, tetep berusaha kalau ada kesempatan yang bisa dicoba. Nyoba masukin lamaran ke berbagai perusahaan yang kebetulan lagi buka lowongan, siapa tahu rejeki kan.

Ngomong-ngomong soal ngelamar pekerjaan, dua minggu yang lalu, sebagai seorang jobseeker, saya mencoba melamar pekerjaan di sebuah perusahaan. Perusahaan yang saya lamar ini bernama PT Mitracomm Ekasarana. Kebetulan yang saya lamar waktu itu untuk kantor cabangnya yang ada di Semarang. Oiya, fyi, PT Mitracomm Ekasarana ini merupakan perusahaan penyedia tenaga kerja/ SDM outsourcing yang mitra kerjanya gak sembarangan lho, seperti Halo BCA, Tokopedia, Shopee, dll.

Ok, jadi, dulu saya tahu bahwa perusahaan ini sedang membuka lowongan dari situs pencari kerja yang mainstream, yaitu Jobstreet. Yak, udah tahu pastinya kan sama situs pencari kerja yang satu ini. Nah, waktu itu saya lihat kalau PT Mitracomm Ekasarana cabang Semarang ini membuka lowongan pekerjaan untuk posisi sebagai Customer Service Grapari. Hmm...berhubung saya ada cukup pengalaman sebagai Customer Service Internship di salah satu perusahaan perbankan, dan saya punya minat ke posisi tersebut, alhasil saya melamar pekerjaan untuk posisi itu di PT Mitracomm Ekasarana cabang Semarang.

Selang hampir sekitar dua minggu pasca saya melamar pekerjaan di PT Mitracomm Ekasarana, baru muncullah pemberitahuan melalui email yang memberitahukan bahwa saya diundang oleh perusahaan tersebut untuk mengikuti interview sekaligus psikotes di kantor cabang Semarang. Ya, sebagai jobseeker, pemberitahuan seperti ini yang bikin seneng bukan main, ya, tapi juga ada deg-degannya juga sih (hehe...). Namun, berhubung domisili saya ada di Ngawi dan juga sedang ada pandemi, alhasil saya memilih untuk mengikuti tahapan rekrutmen itu dari rumah, alias RWFH (Recuitment Work From Home). Kebetulan di undangannya itu, PT Mitracomm memberikan opsi untuk tes online bagi peserta yang berada di luar kota (Alhamdulillah, baik banget ini perusahaan, hehe...).

Sebelum mengikuti tes online di PT Mitracomm Ekasarana yang akan diadakan 1 hari setelah dikirimkannya email undangan, saya tak lupa untuk mempersiapkan apa-apa yang diperlukan. Mulai dari mental, perangkat yang akan digunakan tes online, dan juga yang utama pengetahuan mengenai perusahaan ini sama posisi yang saya lamar. Oiya, tak lupa, saya juga mencari-cari artikel mengenai tahapan-tahapan tes yang ada di perusahaan ini, ya seenggaknya kan bisa punya gambaran dan lebih siap sewaktu tes (hehe...). Nah, sewaktu mencari-cari artikel ini, saya beberapa kali menemukan info kalau interview awal di PT Mitracomm Ekasarana ini biasa dimulai dengan perkenalan diri menggunakan bahasa Inggris. Otomatis setelah mengetahui hal itu, saya sempet khawatir, ya lha wong kemampuan bahasa Inggris saya pas-pasan, gimana nanti pas tesnya (hehe...). Untuk mengurangi kekhawatiran saya ini, sudah jelas saya lakukan dengan persiapan, meskipun waktunya mepet sekali, tapi yakin bisa ajalah.

Oiya, lupa, sehari sebelum tes online diadakan, dan setelah saya konfirmasi kehadiran untuk mengikuti tes online ke nomor WA PT Mitracomm Ekasarana cabang Semarang, saya diundang ke grup WA Psikotes di perusahaan tersebut. Saya lihat-lihat di dalam grup ternyata banyak juga peserta yang ikut tes onlinenya, ada 57 orang. Di grup WA itu, ternyata saya dan peserta lainnya diberi pengarahan tentang bagaimana nanti teknis pelaksanaan tes online. Mulai dari masuk ke sistem tes, sampai batas waktu pemberitahuan peserta yang lolos.

Hari pelaksaan tes online pun tiba. Waktu itu tes dimulai jam 09.00 WIB dan selesai jam 14.00 WIB. “Wah, kok lama bener?” Hehehe...tenang, tesnya ini gak sampai memakan waktu 5 jam, cuma sekitar 2 jam setengah aja. Adapun waktu 5 jam itu sebenernya cuma untuk nentuin kapan peserta boleh ngerjain tesnya. Jadi, ngerjainnya gak harus jam 8 pas, boleh kok ngerjain jam 12 siang, asal gak kelewat jam 2 siang, kalau udah jam 2 siang otomatis udah peserta udah gak bisa ngerjain, karena sistemnya udah close. Aiya, pas hari ini, tes yang diadakan cuma tes psikotes aja yang terdiri dari tes, meliputi tes soal bahasa Inggris, pola gambar, numerik, dan mengetik cepat. Untuk interviewnya sendiri akan dilakukan next day bagi yang lolos psikotes ini.

Selesai mengikuti tes online, saya sempet ragu sih, apa bakalan lolos atau nggak, mengingat kemarin sewaktu ngerjain, rasa-rasanya kurang maksimal, padahal ngerjainnya di rumah lho (hehe...). Apalagi kemarin habis selesai psikotes, Admin grup menginformasikan kalau hasilnya bisa ditunggu maksimal 7 hari kerja dan bagi yang lolos akan dihubungi via personal atau dapat undangan ke tahap berikutnya, jadi kalau udah gak dapat info di 7 hari kerja itu, otomatis gak lolos deh. Sampai akhirnya waktu sore harinya sebelum jam 5, ada undangan masuk ke grup WA. yak, ke grup WA yang namanya “Briefieng Tokopedia”.

Sempet nggak ngira juga sih waktu tahu udah dimasukin ke grup briefing, pake ada nama Tokopedianya pula. Jadi, tahu kalau ternyata waktu itu saya lolos psikotes untuk proyeknya PT Mitracomm Eksarana di Tokopedia. Dulu padahal seinget saya, saya daftarnya kan untuk posisi di Grapari, eh ternyata lolos psikotes untuk Tokopedia, jadi inget pengumuman yang diberikan Admin kalau lolos di tahap psikotes akan diproses semua karena di PT Mitracomm ada banyak proyek, sp hasil tesnya bisa disesuaikan dengan proyek-proyek yang ada. Sampai di sini, saya merasa udah seneng. Eits, tapi senengnya gak boleh berlebihan ya, karena ini masih tahapan rekrutmen, jadi belum fix ketrima.

Yaps, setelah saya join ke grup WA Briefing Tokopedia dari PT Mitracomm, di situ Admin grup menginformasikan kepada peserta kalau mereka nantinya akan mengikuti tahapan tes berikutnya, yaitu interview. Interviewnya itu nanti bakalan dilanjut dengan briefing seputar posisi yang sedang dilamar, meliputi jobdesknya, hak dan kewajiban, nominal gaji, sampai masalah training (kalau keterima). Oiya, waktu itu peserta barengan saya di satu grup jumlahnya ada sekitar 19 orang, jadi keliatan udah bener-bener disaring nih (hehe...).

Hari berikutnya, interview pun diadakan melalui Google Meet, ya, mengingat masih pandemi, so interview online jadi pilihan alternatif saat ini. Waktu interviewnya saat itu dibagi 2 kloter ya. Kloter pertama harus join ke link Google Meet yang dikirimin Admin mulai jam 09.00 WIB, sedangkan untuk yang kloter ke-2 baru dimulai jam 13.30 WIB. Untungnya saya kebagian yang kloter pertama, so masih seger ni semangatnya pagi-pagi.

Waktu interview online, saya dan peserta lainnya diinterview oleh seorang HR dari PT Mitracomm Ekasarana, sebut saja namanya Kak Cantik, ya karena emang cantik sih (maaf ya kak kalau lancang, bila semisal kakaknya gak sengaja baca artikel ini, tapi jujur kak, kamu emang cantik kok, hehe...). Nah, waktu interview itu, kita on bareng-bareng, diawali pengarahan, baru mulai interview satu persatu yang pas itu bisa diliat and didenger sama peserta lain. Jujur, ini pengalaman pertama selama ngikutin interview di perusahaan-perusahaan, apalagi online dan interview diliatin peserta lain, cukup malu sih, meskipun interviewnya di rumah (wkwkwk...). Oiya, interviewnya ini ternyata memang pakai bahasa Inggris, tapi cuma pas perkenalan dan pertanyaan simple sih, kalau pas ditanya gak bisa jawab pake bahasa Inggris, bisa jawab pake bahasa Indonesia aja.

Setelah semua peserta selesai melakukan interview dengan HR, barulah HR membriefing saya dan peserta lainnya seputar poisisi yang sedang kami perjuangkan di Tokopedia. Waktu ini, HR juga menginformasikan kalau semisal lolos interview awal, nanti bakalan ada psikotes online dari internal Tokopedia yang linknya bakal dikirim via email, jadi kami diharuskan mengirim alamat email masing-masing. Kemudian, kalau lolos lagi, lanjut ke tahap FGD alias Focus Group Discussion. Baru habis FGD, interview user dengan pihak Tokopedia, dan terakhir MCU (Medical Check Up). Banyak ya tahapannya. Ya, emang banyak, capek juga iya, tapi namanya berjuang kan emang harus capek dan gak mudah (hehe...).

Ok, lanjut lagi. Jadi, selesai interview + briefing, dan tak lupa mengirimkan alamat email, siangnya sekitar jam 13.30, muncul email dari Propel International. Yak, Propel International yang awalnya bikin bingung karena waktu itu perasaan saya nggak pernah ngirim email ke Propel. Setelah saya buka email itu, ternyata isinya ialah pemberitahuan kepada saya untuk mengikuti penilaian alias psikotes dari Tokopedia. Oiya, buat yang belum tahu Propel International itu apa, jadi ini adalah nama perusahaan dari luar negeri yang melayani di bidang talent, seperti SDM gitu sih. Nah, Propel International ini ditunjuk Tokopedia untuk memfasilitasi psikotes internal bagi perusahaannya.

Selain pemberitahuan untuk mengikuti psikotes Tokopedia, di email Propel itu juga dicantumkan link psikotes untuk peserta agar dapat masuk ke sistem. Nah, untuk psikotesnya ini ada 2 tipe ya, tipe pertama tes kepribadian dan tipe yang kedua itu tes numerik. Untuk yang tes kepribadian seingat saya itu jumlah soalnya ada sekitar 20 soal, sedangkan yang numerik kalau gak salah ada 15 soal. Oiya, untuk psikotesnya ini dikasih waktu pengerjaannya secara otomatis ya, jadi ngerjainnya gak cuma harus teliti tapi juga harus cepet (hehe...).

Yak, selesai mengerjakan psikotes dari Tokopedia, saya pun akhirnya menunggu,

menunggu,


menunggu,



menunggu....



via GIPHY


And finally, setelah genap seminggu menunggu dan belum ada kabar keberlanjutannya, saya pun iseng menanyakan kabarnya ke teman-teman yang satu grup briefing dulu. Ya, kali aja di antara mereka udah ada yang dipanggil lagi, kan saya bisa dengan ikhlas merelakannya kalau belum rezeki (hehe...). So, dari 19 orang yang join di grup, semuanya saya japri via WA, ya biar lebih konkret informasinya kan. Gak nunggu waktu lama, satu per satu dari mereka pun membalas pesan saya.

Awalnya sih banyak yang membalas kalau belum nerima panggilan lagi, baru pas tinggal 2 orang terakhir baru membalas kalau mereka udah dapat panggilan buat FGD besok. Wah, udah fix ni berarti yang lolos ke tahap berikutnya udah ada. So, kalau belum dikabari lagi dari pihak Mitracomm, berarti saya nggak lolos. Yah, bukan rezeki lagi, pikir saya. Oiya, ada juga salah satu teman yang mengabari kalau dia belum dapat undangan FGD, tapi malah dapat tawaran lain dari Mitracomm buat diikutkan ke posisi agen digital Three (wah, baik banget ni Mitracomm).

Gak berhenti di situ, saya kan sebelumnya juga dijoinkan ke grup Psikotes dari PT Mitracomm Ekasarana. Nah, di situ ada beberapa teman yang menanyakan kabar apakah udah ada yang dapat panggilan lagi, soalnya ternyata mayoritas dari mereka nggak dapat undangan briefing. So, pasti bingung kan dengan ketidakpastiannya, apalagi udah lebih dari seminggu. Yah, padahal dari PT Mitracomm dulu udah menginformasikan sebelum psikotes berlangsung, kalau lebih dari seminggu nggak ada kabar, ya otomatis nggak lolos, jadi saya maklum dengan hal ini.

Oiya, dari banyaknya yang nanya kepastian di grup psikotes waktu itu, ada seorang kawan yang menjawab kalau dirinya udah dapat panggilan lagi. Tapi pas ditanya di grup nggak ngerespon lagi. Alih-alih penasaran, saya pun mencoba menjaprinya. Saya kaget, setelah dapat respon darinya, karena ternyata dia udah mau training bulan Januari tahun depan. Katanya dulu habis psikotes hari pertama, dia langsung interview sama HR dari Halo BCA, dalam hati mbatin “wah, cepet banget prosesnya, sedangkan saya harus nunggu hampir seminggu baru interview, itupun baru sama pihak Mitracommm”. Yah, karena mungkin kemampuannya lebih di atas saya, so pantaslah kalau dia lolos, gak boleh iri gak boleh iri, semua punya jalan rezekinya sendiri-sendiri, iya kan? Hehe...

Selepas itu, saya mencoba untuk move on, dan berjuang lagi mencari lowongan pekerjaan lain. Sebenarnya jujur sedih sih belum bisa dapat kerja, tapi ya mau bagaimana lagi, namanya belum rezeki. Hmm...jadi keinget nasihat mainstream, “pasti ada tempat yang lebih baik lagi, percayalah”. Kalau sedih terus yang dikenang, bagaimana bahagia bisa diupayakan? Mesti semangat lagi, lain kali pasti bisa nemuin jalan rezeki. Ayo, yang semangat lagi, ya!

Update 21 Desember 2020

Seminggu setelah saya mencoba untuk move on, tiba-tiba sekitar jam 2 siangan, ada sebuah pesan yang muncul di WA. Yak, sebuah pesan yang setelah saya lihat ternyata berasal dari HR Mitracom yang dulu pernah menginterview sekaligus membriefing saya. Oiya, pesannya itu berbentuk undangan, ya, undangan yang mengarahkan saya untuk join grup WA yang setelah saya amat-amati ternyata undangan untuk join ke grup WA yang dinamai “FGD Tokopedia Logistic”. Sontak, kala itu saya merasa senang tentunya dan cukup kaget rasanya, ya, kaget, karena ini ternyata menandakan kalau saya masih diberi kesempatan untuk lanjut ke tahap berikutnya, setelah kemarin-kemarin sempet pesimis (hehe…).

Lanjut lagi ke masalah grup “FGD Tokped Logistic”. Setelah saya join ke grup itu, tak berselang lama, admin grup menginformasikan kepada saya dan peserta lainnya (waktu itu peserta barengan saya satu grup FGD ada 7 orang) bahwa kami akan mengikuti tahapan rekrutmet, yaitu FGD yang dilaksanakan besok paginya secara online. Nah, untuk tahapan FGDnya ini dilaksanain langsung sama pihak Tokopedia, jadi waktu FGD, saya dan peserta lainnya akan ketemu sama pihak user, dalam hal ini, yaitu Tokopedia. Oiya, waktu itu di grup FGD, admin grup juga memberikan kisi-kisi buat belajar masalah kendala di Tokopedia, dan juga informasi kalau lolos di tahapan FGD, nanti akan lanjut ke tahapan training sebelum taken kontrak.

Besoknya, tet tet tet, FGD pun dimulai sekitar jam 10 pagi. Saya yang jujur aja belum pernah sama sekali ikutan yang namanya FGD alias nihil pengalaman di tahapan ini, merasa cukup deg-degan. Ya, deg-degan. Tapi berbekal kepo sana sini, alhasil deg-degan saya cukuplah mereda. Oke, pas mulai FGD via google meet, di situ saya dan peserta lainnya bertemu langsung dengan salah satu HR Tokopedia. Nah, sebelum FGD dimulai, kami diinformasikan mengenai aturan jalannya tahapan FGD, habis itu barulah FGD dimulai dengan sebuah case (maaf untuk casenya saya rahasiain ya, kalau saya tulisin di sini, nanti semisal kamu ikut tesnya juga, jadi gak seru lho, hehe…) yang harus kami diskusikan dan kemudian memberikan solusi untuk mengatasinya secara bergantian satu-persatu. Oiya, pas ngejelasin solusi satu-persatu, kami tentunya memperkenalkan diri dulu ya. Yak, sekitar 1 jam-an berlalu, akhirnya FGD pun berakhir. Setelah FGD berakhir, saya sempet agak pesimis lagi nih, ya karena tadi waktu FGD ngerasa kurang maksimal, apalagi sama jawaban yang saya berikan, kayak ada manis-manisnya yang kurang gitu, tapi yah udahlah, lha wong juga udah berlalu, tinggal do’a yang bisa dilakuin.

Empat hari selepas FGD, sekitar jam setengah 11an siang, saya melihat ada sebuah pesan muncul lagi di WA. Pesan yang ternyata dari HR Mitracom yang dulu pernah mengundang untuk join ke grup FGD Tokopedia. Nah, untuk pesannya kali ini, sama sih seperti pesan yang dulu, yaitu undangan buat join ke grup WA, hanya saja grup WA kali ini yang akan saya join adalah grup WA Training Tokopedia. Weh? Training? Sontaklah saya kaget (kali ini cukup lebay kagetnya, hehe…). Ya, kaget, karena gak nyangka tentunya kan, tapi ya alhamdulillah, mungkin ini memang rezeki. Pas join ke grup training ini, saya dapat info tentang pelaksanaan training, mulai dari kapan waktunya, terus jadwal trainingnya, lokasinya, sampai dresscode yang dipake pas trainingnya.

Oiya, tahun depan alias bulan depan, saya sudah mulai training. Mohon do’anya ya, semoga diberi kelancaran dan kerasan selama masa training sampai bener-bener kerja di sana.

Yak, mungkin ini sekiranya sharing saya terkait pengalaman melamar pekerjaan di PT Mitracomm Ekasarana kantor cabang Semarang. Kalau ada di antara pembaca yang berminat melamar atau ingin bekerja di perusahaan ini, bisalah membaca artikel saya ini terlebih dahulu, barangkali bisa membantu memberi gambaran sekaligus kesiapan sebelum mengikuti tesnya nanti (hehe…). Terus semangat ya, jangan lupa dijaga kesehatannya. Good luck! 😉

Lihat juga:
comments powered by Disqus