Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

3 Januari 2024

NgeShare - Cara Memasang Animasi Pembuka Pada Terminal Linux Ubuntu


Setelah kemarin-kemarin menuliskan beberapa postingan terkait keluh kesah, kali ini saya ingin kembali menulis tutorial sederhana terkait Linux Ubuntu. Yaps, pasalnya sudah beberapa hari juga saya sudah absen tidak menulis topik yang pernah meramaikan blog ini, yaitu tutorial linux khususnya ubuntu. Mumpung ada bahan (hehe…), maka hari ini bisa saya tuliskan di sini. Sebuah tutorial yang sebenarnya tidak begitu penting-penting amat sih, tapi ya bisa jadi nanti ada dari pembaca atau pengguna linux yang nggak sengaja kesasar ke sini dan tertarik mencobanya, hehe…

Oke, tanpa perlu banyak basa-basi lagi (padahal basa-basinya udah lumayan banyak ya, hehe...), kali ini saya ingin menuliskan tutorial tentang cara memasang animasi pembuka pada terminal Linux Ubuntu. Seperti yang sudah tertulis jelas pada judul dan juga gambar di postingan ini, dengan tutorial ini pengguna Linux Ubuntu akan dapat menampilkan animasi pembuka atau istilah inggrisnya (kalau nggak salah), yaitu startup animation ketika membuka aplikasi terminal pada linux Ubuntunya.

Cara Memasang Animasi Pembuka Pada Terminal Linux Ubuntu

Untuk caranya sendiri cukup mudah, hanya perlu mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
1. Buka terminal pada linux Ubuntu,
2. Ketikkan perintah sudo apt install sl, tunggu hingga proses installasi selesai, lalu uji coba hasilnya dengan perintah sl,
3. Lalu ketikkan perintah sudo apt install figlet pada terminal, dan tunggu hingga proses installasinya selesai,
4. Kemudian, masuk ke direktori "Home" melalui icon "Files" yang ada pada Dock,
5. Pada direktori "Home", tampilkan terlebih dahulu file-file yang tersembunyi menggunakan menu "Show Hidden Files", lalu buka file bernama .bashrc,
6. Pada file .bashrc, letakkan perintah di bawah ini ke dalam file tersebut di posisi paling bawah, lalu simpan:
# Mod Terminal
sl
clear
#Figlet nama
figlet -c "Welcome"
7. Setelah itu, tutup dan buka kembali terminal Anda.

Apabila langkah-langkah di atas dirasa belum begitu jelas, bisa juga menonton video tutorial di bawah ini ya.


Sekiranya itu cara untuk memasang animasi pembuka pada terminal linux ubuntu. Semoga bermanfaat ya. :)

7 Agustus 2023

NgeShare - Cara Mudah Mengatasi Error Saat Menjalankan Perintah "sudo apt update" di Ubuntu


Pada kesempatan kali ini, saya ingin membagikan tutorial terkait cara mengatasi error yang muncul setelah menjalankan perintah sudo apt-get update atau sudo apt update pada linux, khususnya Ubuntu. Oiya, sebelumnya barangkali ada yang bertanya-tanya terkait penyebab munculnya error tersebut. Biasanya error tersebut umumnya disebabkan karena adanya proses installasi package atau aplikasi yang belum selesai atau error, dan putus di tengah jalan. Untuk mengatasi error tersebut, biasanya juga dilakukan dengan cara menghapus atau melepas package dari aplikasi yang bermasalah. Nah, di sini saya ingin membagikan cara mengatasinya dengan menggunakan fitur Software & Updates yang tersedia di Ubuntu. Bagi kawan-kawan yang mungkin penasaran dengan caranya, dapat menyimak tutorialnya di bawah ini:

Cara Mudah Mengatasi Error Saat Menjalankan Perintah "sudo apt update" di Ubuntu

1. Setelah menjalankan terminal dan mendapati pesan error yang disebabkan oleh package yang bermasalah, buka aplikasi "Software & Updates" pada menu Show Applications,
2. Pilih tab "Other Software",
3. Cari package dari aplikasi yang error tadi dengan cara scroll ke bawah hingga ketemu packagenya,
4. Jika package aplikasi yang error sudah ketemu, hilangkan terlebih dahulu centang biru yang berada pada kolom sebelah kiri dari package tersebut,
5. Lalu klik tombol Close, setelah itu klik tombol Reload,
6. Selesai.

Untuk memberi gambaran yang jelas terkait tutorial di atas, kawan-kawan juga dapat menyaksikan video tutorialnya di bawah ini:


Barangkali itulah tutorial terkait cara mudah untuk mengatasi error saat menjalankan perintah sudo apt update di Ubuntu. Oiya, mungkin cara di atas tidak selalu berhasil untuk beberapa kendala, karena terkadang pesan error tersebut bisa muncul dengan kendala yang berbeda. Meskipun begitu tidak ada salahnya untuk mencoba cara di atas terlebih dahulu sebelum menemukan solusi lain, karena siapa tahu dengan cara di atas juga dapat mengatasi hal yang sama ketika error terjadi saat melakukan update Ubuntu. Semoga bermanfaat. 😁

2 Agustus 2023

NgeShare - Cara Menyembunyikan Top Bar di Ubuntu


Mungkin bagi sebagian pengguna Linux Ubuntu ada yang memiliki keinginan untuk menyembunyikan top bar atau panel menu bar. Namun, sayangnya hal itu terkendala terkait bagaimana cara untuk melakukannya. Nah, untuk itu pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan tutorial terkait cara untuk menyembunyikan top bar pada Linux Ubuntu. Untuk langkah-langkahnya sendiri bisa disimak di bawah ini:

Cara Menyembunyikan Top Bar di Ubuntu

1. Buka menu Show Applications,
2. Pilih aplikasi Extensions (untuk pemasangan aplikasi tersebut bisa kamu lihat tutorialnya di sini),
3. Pilih opsi link address "https://extensions.gnome.org",
4. Ketikkan pada kolom pencarin ekstensi menggunakan kata kunci "hide top bar",
5. Pilih ekstensi "Hide Top Bar",
6. Ubah tombol off yang terletak di sebelah kanan menjadi on,
7. Pilih opsi Install,
8. Kembali ke aplikasi Extensions, ketikkan kata kunci "Hide Top Bar" pada fitur pencarian,
9. Pilih opsi Settings pada ekstensi "Hide Top Bar",
10. Aktifkan beberapa fitur yang diinginkan pada tab Sensitivity,
11. Lalu untuk menyembunyikan Top Bar, kamu pilih tab Intellihide dan non-aktifkan opsi "Only hide panel when a window takes the space",
12. Selesai.

Apabila penjelasan pada langkah-langkah di atas dirasa kurang begitu jelas, maka kamu juga dapat menyaksikan video tutorialnya berikut ini sebagai gambaran dalam penerapannya.


Itulah sekiranya tutorial terkait cara untuk menyembunyikan top bar di Linux Ubuntu. Sebagai catatan tutorial ini sudah diuji pada Ubuntu versi 22.04. Semoga bermanfaat ya. 😁

20 Juli 2023

NgeShare - Cara Mereset Tampilan Dock Ubuntu ke Tampilan Bawaan (Default)


Sudah bukan rahasia umum lagi kalau Linux terutama Ubuntu itu selain mudah digunakan, juga mudah untuk dikustomisasi alias diubah-ubah tampilannya agar kelihatan lebih 'cakep' sesuai selera penggunanya. Namun, barangkali setelah mengubah tampilan Ubuntu tersebut khususnya pada tampilan docknya, ada di antara para pengguna Ubuntu yang ingin mengatur ulang atau mereset tampilannya ke tampilan bawaan alias defaultnya. Bukan hanya tampilannya saja, tetapi juga aplikasi pintasannya. Nah, terkait hal itu bisa dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah pada tutorial di bawah ini:

Cara Mereset Tampilan Dock Ubuntu ke Tampilan Bawaan (Default)

1. Buka Terminal,

2. Kemudian ketikkan atau copy paste perintah berikut ke dalam Terminal,
dconf reset -f /org/gnome/shell/extensions/dash-to-dock/

3. Lalu tekan tombol Enter pada keyboard,

4. Setelah itu, ketikkan atau copy paste perintah berikut pada Terminal untuk membuat tampilan aplikasi pintasan/ favorit di docknya menjadi aplikasi pintasan dock yang default,
gsettings reset org.gnome.shell favorite-apps

5. Tekan kembali tombol Enter pada keyboard,

6. Selesai, tampilan docknya sudah kembali menjadi default.

Jika dirasa langkah-langkah di atas kurang begitu jelas, bisa juga melihat tutorialnya melalui video Youtube saya di bawah ini.



Semoga bermanfaat, ya! 😊


Sumber: Omgubuntu dan AddictiveTips.

30 Mei 2023

NgeShare - Cara Mengubah Ukuran Gambar di Ubuntu Menggunakan Nautilus

Jika 7 tahun lalu Kakak saya pernah menuliskan artikel tutorial dengan judul NgeShare – Resize Banyak Gambar Sekaligus di Linux di blog ini, maka pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan sebuah tutorial yang hampir sama dengan artikel tutorial tersebut. Tutorial kali ini masih terkait dengan meresize atau mengubah ukuran gambar di Ubuntu. Namun, berbeda dengan tutorial yang telah ditulis oleh Kakak saya sebelumnya yang menggunakan program ImageMagick, di tutorial saya kali ini menggunakan program Nautilus Image Converter. Dengan menggunakan program Nautilus Image Converter, Anda dapat mengubah ukuran file gambar yang tersimpan pada direktori Linux Anda, khususnya Ubuntu menjadi cepat dan mudah. 

Install Nautilus Image Converter
Baik, untuk tutorialnya sendiri sangat mudah, yaitu sebagai berikut:
1. Buka Terminal, dan ketikkan perintah berikut untuk melihat apakah pada Linux Anda menggunakan nautilus:
nautilus –version

2. Ketikkan perintah berikut pada terminal, lalu tekan tombol Enter pada keyboard. Tunggu proses instalasi selesai:
sudo apt install imagemagick

3. Jika sudah selesai, kemudian ketikkan perintah berikut. Tekan tombol Enter pada keyboard dan tunggu proses instalasinya selesai:
sudo apt install nautilus-image-converter

4. Setelah proses instalasi selesai, restart program nautilus Anda menggunakan perintah berikut:
nautilus -q

5. Buka program nautilus,

6. Buka direktori penyimpanan gambar yang menyimpan file gambar yang akan diubah ukurannya. Dalam hal ini saya membuka direktori Pictures,

7. Pilih sebuah gambar atau beberapa gambar sekaligus yang akan diubah ukurannya dan klik kanan pada gambar tersebut,


8. Pilih menu “Resize Images…”,

9. Tentukan ukuran yang diinginkan pada fitur "Image Size",


10. Kemudian klik tombol "Resize",

11. Selesai.

Uninstall Nautilus Image Converter
Apabila Anda ingin menguninstall program ini, maka Anda cukup ketikkan perintah berikut pada Terminal:
sudo apt remove nautilus-image-converter

Setelah itu jangan lupa untuk merestart program nautilus Anda ya.

Oiya, tutorial ini juga sudah saya susun dalam tampilan video di Youtube. Barangkali Anda ingin melihatnya dalam versi video, maka dapat menonton videonya di bawah ini.



Semoga bermanfaat.

18 Januari 2022

NgeShare - Cara Menginstall Wifi Driver di Ubuntu 20.10 Groovy Gorilla

Lebih dari setahun yang lalu, saya pernah mengalami kendala ketika ingin mengakses internet menggunakan jaringan wifi pada Ubuntu 20.10 Groovy Gorilla yang baru saja saya install. Sewaktu ingin menghubungkan laptop saya yang baru diinstall versi terbaru dari operating sistem linux itu, saya tidak menemui adanya wifi driver yang membuat saya kesulitan dalam menemukan jaringan wifi saya. Rupa-rupanya kendala serupa tidak hanya saya yanga mengalaminya, melainkan hampir banyak pengguna dari operating sistem ini yang rumornya disebabkan adanya bugs. Berbekal rasa penasaran yang teramat besarnya agar kendala ini bisa solved, saya pun menemukan sebuah solusi yang syukurnya bisa mengatasi kendala ini. Solusi tersebut saat ini telah saya arsipkan melalui video tutorial di bawah ini. Barangkali jika ada di antara kawan-kawan yang mengalami kendala serupa, melalui video tutorial ini dapat membantu mengatasinya. Oiya, sebagai catatan solusi ini juga dipengaruhi versi operating sistem dan juga hadrware yang digunakan ya, jadi mungkin bisa saja solusinya tidak berjalan dengan lancar pada operating sistem milik kawan-kawan.

30 September 2019

NgeShare - Cara Belajar Inkscape

Berhubung saat ini saya sedang seneng-senengnya qtime-an dengan salah satu aplikasi desain open source yang bernama “Inkscape”, pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan beberapa sumber referensi belajar yang berkaitan dengan tutorial cara menggunakan aplikasi tersebut. Ya, barangkali, kalau di antara kawan-kawan ada yang memiliki keinginan untuk mempelajari cara menggunakan Inkscape seperti yang sedang saya lakukan saat ini, mungkin artikel referensi ini dapat membantu.
Lah, kenapa ndak bikin artikel tutorial inkscape sendiri aja, Min? 
Kalau ditanya seperti itu, sebenarnya saya juga ingin sekali membuatnya, tetapi berhubung saya saat ini masih dalam tahap belajar, saya rasa belum waktunya, dan juga saya rasa di Google, baik artikel maupun video mengenai tutorialnya sudah sangat banyak sekali. Tapi bila di antara kawan-kawan ada yang saat ini berkeinginan untuk segera belajar Inkscape, tetapi bingung mau belajar dari mana, maka yang dapat saya lakukan sementara ini adalah membagikan beberapa sumber referensi belajar Inkscape yang saya yakini akan dapat membantu kawan-kawan dalam memahami penggunaannya. Beberapa sumber referensi yang saya bagikan ini berasal dari beberapa channel youtube yang juga saya gunakan sebagai bahan referensi belajar saya.

Sebelumnya, mungkin di antara kawan-kawan ada yang belum begitu familliar dengan aplikasi ini. Hal itu wajar sekali, karena salah satu aplikasi desain ini jarang sekali ditemui dan digunakan di OS Windows, melainkan lebih banyak digunakan di OS Linux (GNU/ Linux). Tapi bukan berarti aplikasi gratis dan open source ini tidak bisa dijalankan di OS Windows lho, aplikasi ini sangat available untuk dipasang dan digunakan di OS tersebut. Buat kamu yang ingin lebih tahu mengenai aplikasi ini, saya sarankan untuk melihat informasi lengkapnya pada tombol "About Inkscape" di bawah ini.




Baik, tanpa perlu panjang lebar lagi, berikut ini adalah beberapa sumber referensi untuk belajar aplikasi Inkscape yang saya dapatkan dari beberapa channel youtube:

1. Logos By Nick
https://www.youtube.com/channel/UCEQXp_fcqwPcqrzNtWJ1w9w/featured

2. Graphic Design Studio
https://www.youtube.com/channel/UCPO4KsEEH0uJx6kJ2Dudu-A

3. Fameshout
https://www.youtube.com/channel/UCB65OM1nehRX8gcSqLWyiJA

4. Shifwah Production
https://www.youtube.com/channel/UC-FsIItlDmNVBLHEqwYFk7g

Oke, sekiranya itu beberapa sumber referensi untuk belajar aplikasi Inkscape yang dapat saya bagikan pada kesempatan kali ini. Bila di antara kawan-kawan ada yang memiliki sumber referensi lain selain yang saya bagikan ini, saya rasa alangkah baiknya kawan-kawan dapatmenuliskannya di kolom komentar di bawah artikel ini. Ya, itung-itung bisa saling membantu kawan-kawan lain yang sedang belajar menggunakan aplikasi ini, termasuk saya, hehehe...

Oh, iya, sedikit tips cara belajar inkscape dari saya, ketika kamu menonton video tutorialnya, jangan lupa untuk langsung praktekkan. Ikuti setiap langkah-langkahnya. Kalau perlu catat beberapa hal penting agar tak lupa (hehehe...). Sekian tips (yang sebenarnya sudah sangat umum diketahui banyak orang) dari saya, terima kasih... 😂

23 Juni 2019

NgeShare - Cara Memasang MacOS Theme di Xubuntu 18.04


Yosh! Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan tutorial mengenai cara memasang MacOS Theme di Xubuntu 18.04. So, bagi kamu yang saat ini sedang menggunakan OS Xubuntu 18.04 dan mungkin memiliki keinginan untuk membuat tampilannya mirip seperti MacOs, dapat menyimak tutorial berikut ini.

Cara Memasang MacOS Theme di Xubuntu 18.04

1. Langkah pertama, kamu unduh file MacOS Theme terlebih dahulu melalui laman www.xfce-look.org/p/1013714/. Di laman tersebut, kamu plih file MacOS Theme yang sesuai dengan keinginanmu. Kalau di tutorial ini, saya menggunakan file “Sierra-light.tar.xz”.


2. Kamu ekstrak file MacOS Theme yang telah selesai kamu unduh tadi di folder “Downloads”.




3. Setelah itu, kamu buka direktori “Home”. Di direktori “Home”, kamu tekan tombol CTRL+H pada keyboardmu untuk menampilkan folder atau file yang terhidden.



4. Pada direktori “Home”, kamu buat folder baru yang bernama “.themes”.



5. Langkah selanjutnya, kamu copy atau pindahkan folder “Sierra-light” yang telah diekstrak sebelumnya di folder “Downloads” ke dalam folder “.themes”.


6. Kemudian, kamu jalankan aplikasi “Apperance” yang terletak di Menu → Settings → Apperance. Lalu, pilih “Sierra-light”.



7. Kalau kamu sudah menjalankan langkah di atas, langkah berikutnya kamu jalankan aplikasi “Window Manager” yang terletak di Menu → Settings → Window Manager. Lalu, pilih “Sierra-light”.



8. Bila kamu memiliki keinginan untuk mengubah posisi fitur Close, Maximize, dan Minimize yang sebelumnya berada di pojok kanan atas menjadi di pojok kiri atas, dan agar tampilannya semakin mirip dengan MacOS, kamu dapat mengubah posisinya dengan cara menggeser fitur-fitur tersebut di “Button Layout” menggunakan pointer.





Cara Memasang MacOS Icon di Xubuntu 18.04

1. Langkah pertama, kamu unduh file MacOS Icon terlebih dahulu melalui laman www.xfce-look.org/p/1102582/. Pilih file MacOS Icon yang sesuai dengan keinginanmu. Di tutorial ini, saya menggunakan file “Cupertino-Catalina.tar.xz”.


2. Setelah itu, ekstrak file yang telah diunduh tersebut di folder “Downloads”.


3. Kemudian, kamu buka direktori “Home”. Pada direktori tersebut, kamu buat folder baru bernama “.icons”.




4. Kalau kamu sudah membuat folder “.icons” pada direktori “Home”, kamu copy atau pindahkan folder “Cupertino-Catalina” yang telah diekstrak dari folder “Downloads” ke dalam folder “.icons”.


5. Lalu, kamu buka aplikasi “Apperance”. Pilih menu “Icons”, lalu kamu pilih “Cupertino-Mojave”.



6. Langkah terakhir, lihat hasilnya.


Oke, itu sekiranya tutorial mengenai cara memasang MacOS Theme di Xubuntu 18.04 kali ini. Bila kamu memiliki pertanyaan atau saran yang terkait dengan artikel tutorial ini, seperti biasa, kamu dapat menyampaikannya kepada saya melalui kolom komentar disqus yang terletak di bawah artikel ini (Load Comments). Semoga bermanfaat ya!😁