NgeShare - Kagum Dengan Sikapmu


Adzan Ashar baru saja selesai berkumandang, inilah waktu ketika aku harus menyudahi penelusuran ilmuku di sekolah. Dengan sepedaku nan setia, aku kembali ke rumah, dengan niat beristirahat memulihkan energi demi menuntut ilmu di hari esok.

Sore itu aku melewati masjid Agung dekat sekolahanku. Nampak orang-orang di sekitar masjid yang akan melaksanakan ibadah di masjid tersebut. Dan salah satunya aku melihat seorang yang nampak tak asing untukku. Seorang wanita Islami yang aku sebut dengan teman, teman yang kini sekelas denganku.

Melihat dia yang sedang berjalan sendirian, ku hampiri dia, ku sapa dia sambil kukayuh si belang (julukan sepedaku). "Halo mbak, kok melaku dewe, lha Mega neng ndi?" (Halo mbak, kok jalan sendiri, lha Mega kemana?).

Mega kemana? Emang dia kalau pulang apa tak selalu sendiri? Ya yang ku tahu dia selalu pulang bersama sahabatnya. Kemuadian dia berkata, "Oh, wonge ndek mau mulih digonceng Desya, aku arep shalat dhisik neng masjid, hehehe..." (Oh, dia tadi pulang dibonceng Desya, aku mau shalat dulu di masjid, hehehe...)

"Aku arep shalat dhisik neng masjid (Aku mau shalat dulu di masjid." Itulah kata-katanya yang terus menjadi pikiranku saat kembali menuju rumah. Kagum? Ya inilah yang kurasa. Malu? Ya mungkin ini juga yang aku rasa.

Saat di mana aku dan teman-temanku yang lain mendahulukan diri mereka untuk segera pulang ke rumah, ternyata masih ada seorang yang tekun mendahulukan dirinya untuk Sang Pencipta yaitu Allah SWT.

Sungguh aku kagum dengan sikapmu "TEMAN".... :)

Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Sawer


Anda suka dengan tulisan-tulisan di blog ini? Jika iya, maka Anda bisa ikut berdonasi untuk membantu pengembangan blog ini agar tetap hidup dan update. Silakan klik tombol sawer di bawah ini sesuai nilai donasi Anda. Terima kasih.
Lebih baru Lebih lama