Kemarin (26/09/2018) saya baru saja mengikuti event ‘UNS Solo Job Fair XVIII’. Event tersebut diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta di gedung auditoriumnya. Pada event ini, terdapat sekitar 34 perusahaan, baik itu perusahaan BUMN maupun perusahaan swasta yang memberi kesempatan kepada job seeker dari para alumni maupun masyarakat umum untuk dapat melamar ke perusahaannya.


UNS Solo Job Fair XVIII diselenggarakan selama dua hari, yaitu dari tanggal 26 September - 27 September 2018. Dari dua hari tersebut, saya hanya mengikutinya pada hari pertama (26 September 2018). Pada hari pertama, tepat pukul 08.00 WIB, saya melihat telah banyak peserta yang mengantri di depan gedung auditorium UNS, padahal event tersebut belum dibuka (hehehe..). Event ini seingat saya baru dibuka oleh panitia sekitar pukul 09.30 WIB dan para peserta baru dapat memasuki gedung auditorium sekitar pukul 10.00 WIB.


Kebetulan waktu itu saya mengantri di posisi tengah, jadi saya hanya mengantri sekitar 30 menit. Setelah 30 menit mengantri, akhirnya saya dapat memasuki gedung auditorium. Namun, sebelum dapat memasuki gedung auditorium, saya dan juga peserta lainnya harus menunjukkan QR Code yang telah diperoleh setelah mendaftar di web CDC UNS. Ketika menunjukkan QR Code tersebut melalui smartphone kepada petugas/ panitia di pintu masuk, petugas/ panitia tersebut akan men-scan QR Code peserta, dan kemudian peserta baru diperbolehkan masuk ke dalam auditorium. Bisa dibilang QR Code tersebut ibarat seperti tiket.


Oke, kembali lagi ketika saya telah masuk ke dalam gedung auditorium UNS. Ketika berada di dalam, saya melihat telah banyak sekali peserta dan booth dari perusahaan-perusahaan yang mengikuti job fair ini.


Untungnya saya sudah memiliki target atau rencana harus ke perusahaan mana saya terlebih dahulu menuju, sehingga dari banyaknya booth tersebut saya tak perlu bingung memilih. Saya hanya tinggal mencari booth perusahaan yang ingin saya lamar.
Kalau boleh tahu, apa nama perusahaannya? Rahasia 😛
Ketika saya telah menemukan booth perusahaan tersebut, saya terlebih dahulu melihat lowongan pekerjaan yang ditawarkan dan persyaratan untuk dapat melamarnya. Alhamdulillah ada lowongan pekerjaan yang persyaratannya dapat saya masuki, oleh petugas dari perusahaan tersebut, saya dan pelamar lainnya diwajibkan untuk mengisi formulir pendaftaran pada komputer yang telah disediakan dan kemudian meninggalkan berkas pendaftaran seperti CV, fotokopi ijazah dan fotokopi transkrip nilai yang telah dilegalisir. Setelah mendaftar, petugas menginformasikan kepada saya dan pelamar lainnya bahwa nantinya sekitar satu sampai dua minggu akan dapat sms pemberitahuan dari perusahaan untuk mengikuti tes psikologi. Oke, dengan demikian saya harus bersabar.

Namun, pada event ini, juga terdapat beberapa perusahaan yang melakukan rekrutmen secara walk in interview, yang artinya pelamar akan diinterview langsung di booth mereka. Kalau yang ini saya tidak mengikuti karena selain posisi pekerjaan yang kurang saya minati, juga karena persyaratan yang tidak memungkinkan saya untuk mendaftar (hehehe...).

Oke, mungkin itu sekiranya pengalaman yang dapat saya ceritakan ketika mengikuti event ‘UNS Solo Job Fair XVIII’. Tentang begaimana kelanjutan saya pada lamaran yang telah saya laksanakan, saya harap hasil terbaik yang akan saya terima. Dan kepada kalian semua atau para job seeker, mungkin event ini dapat menjadi salah satu referensi dalam memperoleh istri tempat untuk mencari rezeki. Terima kasih...  😊

NgeShare - Ikut Job Fair

1 comment:

  1. Aku seringnya liat doang
    Dan nganter sepupu

    Sendirinya belum pernah ke Jobfair dan ngelamar2, soalnya usai kuliah S1 langsung nyambung lagi kuliah S2

    ReplyDelete