Gnome OS
Kali ini Gnome sedang dihadapkan pada sebuah proyek mandiri yaitu dengan membuat distribusi OS sendiri. Ya sebelumnya Gnome hanyalah dekstop environment yang hampir dipakai oleh sistem operasi Linux. Seperti misalnya Fedora, Linux Mint, Ubuntu(walaupun sekarang memakai Unity) dan lain-lain.

Bagi yang ingin tahu apa itu Gnome OS, berikut ini penjelasannya:

“There’s a lot of confusion around GNOME OS. People assume that it means that GNOME will be launching its own distribution, but that’s not what GNOME OS is about. GNOME OS is about providing a complete, coherent and consistent experience, so that a whole OS can be given that GNOME look and feel.
One example of the work we are doing for that is the new initial setup assistant which is being created for GNOME 3.6. It will always be up to distributions whether they take advantage of these new elements to the GNOME 3 experience, of course. What it means, however, is that GNOME will be offering a more complete package than ever before.”
Bagi Anda yang mau tahu bagaimana konsep dari desain yang menghiasi Gnome OS dan akan menghiasi rilis Gnome Dekstop Environment versi 3.6, saya akan memberikan cuplikan-cuplikan dari konsep tampilannya. Mari kita simak.

Gnome OS Design Whiteboards

Tampilan login yang baru dengan efek transisi curtain.


Tampilan ketika ingin mematikan dan me-restart sistem.
 

Konsep tampilan untuk software update.
 

Ketika kalian ingin menginstal aplikasi atau mengubah setingan sistem, pasti akan dimintai password. Ini adalah konsep desain dialog permintaan password tersebut.
 

Dialog ini bisa muncul - misal - ketika kita mengklik menu "Save" pada dokumen.
 

Nah, jika kalian ingin melihat konsep desain yang lain, atau ingin mengikuti perkembangannya, silakan klik di sini.

NgeShare - Tampilan Gnome OS

Load comments

No comments